Tingkatkan Wawasan Biodiversitas, Mahasiswa Akuakultur Hadiri Pelatihan Herpetfauna Taxonomy yang diselenggarakan oleh Flora dan Fauna

Tingkatkan Wawasan Biodiversitas, Mahasiswa Akuakultur Hadiri Pelatihan Herpetfauna Taxonomy yang diselenggarakan oleh Flora dan Fauna

Mahasiswa Program Studi Akuakultur mengikuti kegiatan Pelatihan Herpetofauna Taxonomy yang diselenggarakan oleh komunitas Flora dan Fauna di Hotel Sorong. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait klasifikasi ilmiah (taksonomi) serta identifikasi spesies herpetofauna yang meliputi kelompok reptil dan amfibi.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang biodiversitas dan konservasi satwa liar. Dalam sesi materi, peserta dibekali dengan konsep dasar taksonomi, mulai dari pengenalan tingkatan klasifikasi, ciri morfologi, hingga teknik identifikasi spesies berdasarkan karakteristik fisik dan habitatnya. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada metode dokumentasi ilmiah yang penting dalam kegiatan penelitian dan konservasi.

Mahasiswa Akuakultur yang mengikuti kegiatan ini menunjukkan antusiasme tinggi, terutama saat praktik identifikasi spesies menggunakan panduan lapangan dan studi kasus. Pengetahuan tentang herpetofauna taxonomy dinilai sangat relevan karena berkaitan dengan ekosistem perairan dan lingkungan sekitar yang menjadi fokus kajian dalam bidang akuakultur.

Pihak penyelenggara dari Flora dan Fauna menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas generasi muda dalam memahami keanekaragaman hayati secara ilmiah. Dengan pemahaman taksonomi yang baik, diharapkan peserta dapat berkontribusi dalam kegiatan penelitian, konservasi, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat menunjang kegiatan akademik maupun penelitian di masa depan. Diharapkan, pengalaman ini mampu memperkuat peran mahasiswa sebagai agen konservasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah Sorong dan Papua Barat.