Siap Terjun ke Dunia Kerja, Mahasiswa Akuakultur Ikuti Pembekalan Praktik Kerja Lapangan yang diselenggarakan Fakultas Pertanian

Siap Terjun ke Dunia Kerja, Mahasiswa Akuakultur Ikuti Pembekalan Praktik Kerja Lapangan yang diselenggarakan Fakultas Pertanian

Sorong – Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) sebagai bentuk persiapan bagi mahasiswa sebelum melaksanakan kegiatan PKL di instansi mitra. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman mengenai pelaksanaan PKL agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab di dunia kerja.

Pembekalan diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Akuakultur yang akan melaksanakan PKL pada semester ini. Selama kegiatan, mahasiswa memperoleh materi mengenai mekanisme pelaksanaan PKL, tata tertib dan etika selama berada di lokasi praktik, hak dan kewajiban mahasiswa, penyusunan logbook harian, penulisan laporan akhir PKL, hingga mekanisme bimbingan dengan dosen pembimbing dan pembimbing lapangan.

Selain aspek teknis, mahasiswa juga dibekali dengan pemahaman mengenai pentingnya menjaga etika profesi, disiplin, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, serta menjaga nama baik almamater selama melaksanakan kegiatan di instansi mitra. Bekal tersebut diharapkan mampu membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan kerja sekaligus mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan.

Pada pelaksanaan PKL tahun ini, mahasiswa Program Studi Akuakultur yang berjumlah 8 orang akan ditempatkan di dua instansi mitra, yaitu Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan serta Balai Benih Ikan (BBI) Majaran, Kabupaten Sorong. Kedua instansi tersebut dipilih karena memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan sektor perikanan dan akuakultur, sehingga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktik secara langsung sesuai dengan bidang keilmuan yang dipelajari.

Melalui PKL di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, mahasiswa diharapkan dapat memahami penerapan sistem karantina, biosekuriti, pengawasan lalu lintas media pembawa penyakit ikan, serta upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ikan. Sementara itu, di Balai Benih Ikan (BBI) Majaran, mahasiswa akan mempelajari proses pembenihan ikan, mulai dari pengelolaan induk, pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan larva, hingga produksi benih yang berkualitas.

Program Studi Akuakultur berharap seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan PKL ini dengan sebaik-baiknya untuk belajar, berinovasi, dan membangun jejaring profesional dengan instansi mitra. Pengalaman yang diperoleh selama PKL diharapkan menjadi bekal berharga dalam mencetak lulusan yang kompeten, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam pengembangan sektor perikanan dan akuakultur di Indonesia.