Kegiatan penebaran benih ikan nila di Kolam Ikan Pendidikan Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong berlangsung meriah saat Menteri Pendidikan, Muhadjir Effendi, hadir untuk melakukan penebaran benih ikan nila. Kehadiran Menteri menjadi momen istimewa yang menyedot perhatian mahasiswa, dosen, serta masyarakat sekitar. Kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari pihak kampus, diikuti dengan prosesi penebaran benih secara simbolis oleh Menteri, yang disambut tepuk tangan dan antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Kehadiran Muhadjir Effendi tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga memberikan pengalaman berkesan bagi mahasiswa Prodi Akuakultur, yang dapat berinteraksi dan mengabadikan momen penting tersebut. Suasana ceria dan penuh kegembiraan meliputi seluruh kolam pendidikan, lengkap dengan dokumentasi foto dan video, menjadikan kegiatan ini salah satu momen paling berkesan di kampus tahun ini. Kemeriahan ini menjadi bukti bahwa kehadiran tokoh nasional dapat menghadirkan semangat dan kebahagiaan bagi civitas akademika serta masyarakat sekitar.
Pada pertemuan Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) ke-41 yang dilaksanakan di Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Acara ini dihadiri oleh Muhadjir Effendi, yang secara resmi membuka rangkaian kegiatan pertemuan HATHI ke-41.
Kehadiran Prof. Muhadjir Effendi menjadi kehormatan tersendiri bagi seluruh peserta dan sivitas akademika UNIMUDA Sorong. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran para ahli teknik hidraulik, akademisi, dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, pengelolaan sumber daya air, serta ketahanan pangan nasional.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Prof. Muhadjir Effendi juga melakukan penebaran benih ikan di kolam pendidikan UNIMUDA Sorong. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara ilmu pengetahuan, pengelolaan sumber daya air, dan sektor perikanan berbasis pendidikan. Penebaran benih ikan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan pembelajaran praktikum mahasiswa, riset terapan, serta pengembangan kewirausahaan di bidang akuakultur.
Pertemuan HATHI ke-41 ini tidak hanya menjadi forum ilmiah dan profesional, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara organisasi profesi, pemerintah, dan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Papua Barat Daya.