Kegiatan praktikum Manajemen Kesehatan Ikan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa Program Studi Akuakultur. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mengasah keterampilan secara langsung di laboratorium dan lapangan.
Dalam praktikum ini, mahasiswa melakukan berbagai kegiatan seperti pengamatan kondisi ikan, identifikasi gejala penyakit, serta pengujian kualitas air yang menjadi faktor utama dalam keberhasilan budidaya. Praktikum ini memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menangani kesehatan ikan secara tepat dan terukur.
Di bawah bimbingan dosen Nurfitri Rahim, mahasiswa secara khusus mempelajari bagaimana pengaruh faktor lingkungan terhadap kesehatan ikan. Faktor-faktor seperti kualitas air, suhu, pH, oksigen terlarut, hingga kebersihan media budidaya dianalisis secara langsung untuk memahami keterkaitannya dengan kondisi fisiologis ikan.
Mahasiswa juga diajak untuk memahami bahwa perubahan kecil dalam lingkungan dapat berdampak besar terhadap kesehatan ikan, termasuk meningkatkan risiko serangan penyakit. Oleh karena itu, kemampuan dalam mengelola lingkungan budidaya menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa akuakultur.
Antusiasme mahasiswa terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama saat melakukan pengamatan dan diskusi terkait hasil praktikum. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman, tetapi juga membentuk pola pikir kritis dalam menganalisis permasalahan di bidang kesehatan ikan.
Melalui praktikum ini, diharapkan mahasiswa mampu menjadi tenaga profesional yang siap menghadapi tantangan di bidang akuakultur, khususnya dalam menjaga kesehatan ikan secara berkelanjutan.