Mahasiswa Program Studi Akuakultur melaksanakan kegiatan praktikum pada mata kuliah Imunologi sebagai bagian dari penguatan kompetensi di bidang kesehatan ikan. Praktikum ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai sistem pertahanan tubuh ikan melalui pengamatan dan analisis komponen darah, khususnya dalam menghitung total leukosit, eritrosit, serta melakukan diferensiasi hemosit.
Kegiatan praktikum ini dilaksanakan di laboratorium dengan suasana yang interaktif dan aplikatif. Mahasiswa secara langsung melakukan pengambilan sampel darah ikan, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan preparat untuk diamati di bawah mikroskop. Melalui proses ini, mahasiswa belajar teknik dasar hematologi yang sangat penting dalam mendukung diagnosa kesehatan ikan di bidang akuakultur.
Di bawah bimbingan dosen pengampu, Nurfitri Rahim, M.Si, mahasiswa dibekali pemahaman teoritis sekaligus praktik terkait fungsi leukosit sebagai sistem pertahanan tubuh, eritrosit sebagai pengangkut oksigen, serta pentingnya diferensiasi hemosit dalam mengidentifikasi kondisi fisiologis dan patologis ikan. Bimbingan intensif ini membantu mahasiswa mengaitkan hasil pengamatan dengan kondisi lingkungan dan potensi penyakit yang dapat menyerang ikan budidaya.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga melatih ketelitian dan keterampilan analisis mahasiswa dalam menghitung jumlah sel darah menggunakan metode yang tepat. Mahasiswa diajarkan cara menggunakan hemocytometer serta teknik pewarnaan untuk membedakan jenis-jenis sel darah, sehingga mampu menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Melalui praktikum ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep imunologi secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam konteks nyata di lapangan. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia kerja, khususnya dalam bidang manajemen kesehatan ikan yang menuntut ketepatan diagnosis dan penanganan penyakit secara efektif.