Mahasiswa Program Studi Akuakultur melaksanakan kegiatan fieldtrip ke Unit Pengolahan Abon Tuna Mamayo pada [tanggal kegiatan], sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik untuk mengenal lebih dekat proses industri pengolahan hasil perikanan.
Kunjungan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa yang didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah terkait. Mereka disambut langsung oleh pihak UMKM Mamayo yang memberikan penjelasan rinci mengenai proses pengolahan abon tuna, mulai dari pemilihan bahan baku, pembersihan, perebusan, pemisahan serat, proses pengeringan, hingga pengemasan produk akhir.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung standar kebersihan dan sanitasi yang diterapkan UMKM, penggunaan peralatan, serta tahapan produksi yang harus mengikuti prinsip keamanan pangan. Tidak hanya itu, mahasiswa juga mendapatkan wawasan mengenai manajemen usaha, strategi pemasaran, serta tantangan UMKM dalam mempertahankan kualitas produk di tengah persaingan pasar.
Menurut [nama dosen], kegiatan fieldtrip ini bertujuan untuk menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik nyata di dunia industri. “Mahasiswa perlu melihat langsung proses produksi agar mereka memahami bagaimana hasil perikanan diolah menjadi produk bernilai tambah. Pengalaman seperti ini sangat penting untuk membangun kompetensi dan wawasan kewirausahaan,” ujarnya.
Pihak UMKM Mamayo menyampaikan apresiasi atas kunjungan mahasiswa dan berharap kerja sama dengan kampus dapat terus ditingkatkan, baik dalam bentuk pelatihan, penelitian, maupun pengembangan produk berbasis hasil laut.
Melalui fieldtrip ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga tentang teknologi pengolahan, inovasi produk perikanan, serta gambaran nyata peluang usaha di sektor kelautan dan perikanan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi mahasiswa untuk berkreasi dan berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan di masa depan.